MENIKAH.XYZ

Tips Seputar Relationship dan Pernikahan

Doa Tunangan, Lamaran Atau Khitbah Dalam Islam

gambar: pexels/Karen Laårk Boshoff

Kata Arab “khitbah,” yang berarti tunangan, lamaran, atau pengikatan calon suami dan istri, juga berasal dari bahasa Arab. Khitbah yang juga dikenal sebagai perjanjian cinta antara seorang pria dan wanita yang dipilihnya, memiliki sifat mengikat, sehingga sekali seorang wanita telah diikat atau dianut oleh seorang pria, maka tidak sah baginya untuk menerima lamaran dari pria yang lain.

Dengan kata lain, dilarang mendekati seorang wanita yang telah bertunangan atau dikhitbah oleh pria lain. Hadits Nabi menjelaskan hal ini secara rinci.

“Janganlah meminang wanita yang telah dipinang saudaranya, dan janganlah menawar barang yang sudah ditawar saudaranya.”

(HR. Muslim)

Di dalam riwayat Ibnu Umar ra. juga dijelaskan,

“Nabi Saw. telah melarang sebagian dari kalian untuk berjual beli atas jual beli saudaranya. Dan janganlah meminang atas pinangan yang lain hingga peminang sebelumnya meninggalkannya, atau ia telah diizinkan oleh peminang sebelumnya.”

(HR. Bukhari)

Uraian di atas semoga memberi Anda gambaran singkat tentang undang-undang pinang-meminang dalam Islam. Kami sekarang melanjutkan pembahasan mengenai membaca doa sebagai cara untuk menunjukkan rasa terima kasih kami atas khotbah, pertunangan, atau tunangan yang akan dilaksanakan. Kami juga dihimbau untuk memperbanyak sedekah untuk dua pernikahan yang akan datang. Harapannya semoga persatuan calon kedua mempelai dapat bertahan selamanya.

Karena peristiwa yang tidak menyenangkan seringkali sangat mungkin terjadi selama fase pertunangan hingga pernikahan, termasuk pencemaran nama baik, kesulitan keuangan, kesalahpahaman dari teman, dan kadang-kadang bahkan keraguan diri tentang pasangan Anda.

Doa tunangan dalam Islam

Ada 2 doa dalam proses tunangan, yakni untuk yang melamar (pihak laki-laki) dan juga untuk yang menerima lamaran (pihak perempuan). Adapun jika adat di daerahnya yang melamar dari pihak perempuan mungkin bisa dikondisikan.

Doa bagi laki-laki yang akan melamar : 

Ketika seorang laki-laki melamar perempuan, ia dianjurkan untuk membaca doa ini:

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينْ،

 وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيّدِنَا محمّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِينْ.

 أَشْهَدُ أنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللَّه وَحْدَه لاَ شَرِيْكَ لَهْ،

 وَأَشْهَدُ أَنَّ محمداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

 جِئْتُكُمْ رَاغِباً فِي فَتَاتِكُمْ (……) أَوْ فِي كَرِيْمَتِكُمْ …… بِنْتِ …….

Alhamdulillahi rabbil ‘aalamin. Asshalatu was salaamu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin, Wa ‘alaa-aalihii washahbihii ajma’iin. Asyhadu Alla Ilaaha Illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadan ‘Abduhu Warasuuluh. Aku datang karena cinta kepada pemudi kalian (…sebutkan nama wanitanya…) dan wanita mulia kalian (…..nama wanita binti…sebut nama orang tuanya …..)

Doa ketika mendapatkan lamaran dari laki-laki

Ketika seorang wanita dilamar oleh laki-laki, ia dianjurkan atau walinya untuk membaca doa ini:

Berikut doa yang biasa dibaca ketika mendapatkan lamaran atau khitbah : 

اللهم كَمَا اَنْعَمْتَ عَلَيْنَا بِقَبُوْلِ خِطْبَتِنَا، وَتَصْدِيْقِ اَقْوَالِنَا، وَتَجْهِيْزِ اَصْهَارِنَا. نَسْئَلُكَ بِجَاهِ نَبِيِّكَ الْوَسِيْمِ، سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّسُوْلِ الْعَمِيْمِ، الْمَعْصُوْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. اَنْ تَقَبَّلَ اَمْلَاكَنَا، وَتُبَلِّغَ مَرَامَنَا، وَتُثَبِّتَ اَقْدَامَنَا، وَتَنْصُرَ عَلَى اَعْدَائِنَا، وَتَسْتُرَ عُيُوْبَنَا، وَتَغْفِرَ ذُنُوْبَنَا، وَتْجَمَعَ اِخْوَاننَا حَيْثُمَا دَعَوْنَا، اِنَّكَ عَلَى مَا تَشَاءُ قَدِيْرٌ، وَبِالْاِجَابَةِ جَدِيْرٌ. اللهُمَّ يَافَاتِحَ الْبَرَكَاتِ، وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ، يَابَدِيْعَ الْاَرْضِ وَالسَّمَاوَاتِ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْد لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

Artinya :

Ya Allah, seperti halnya nikmat yang Engkau beri kepada kami dengan menerima khitbah ini serta membenarkan ucapan kesanggupan kami dan mertua yang Engkau siapkan untuk kami. Kami memohon dengan ke-Agungan Nabi-Mu, Nabi Muhammad Saw., untuk menerima harta kami, menetapkan langkah usaha kami, dan menjauhkan dari musuh-musuh kami, menutupi aib atau kekurangan kami, memaafkan semua dosa kami, mengumpulkan saudara-saudara kami di mana pun kami berseru. Karena Engkaulah Zat yang Maha Menghendaki atas segalanya. Ya Allah, Zat Pembuka Keberkahan, Zat Pemenuh Kebutuhan, dan Zat  yang menciptakan langit bumi

One thought on “Doa Tunangan, Lamaran Atau Khitbah Dalam Islam

Leave a Reply

Your email address will not be published.