MENIKAH.XYZ

Tips Seputar Relationship dan Pernikahan

Perbedaan lamaran dan tunangan dalam Islam

Dalam Islam apakah ada perbedaan antara dua tahap yang dilalui pasangan sebelum menikah, yakni lamaran dan tunangan? Apakah kedua prosedur tersebut berbeda atau sama?

Ritual lamaran dan pertunangan yang idientik dengan melakukan prosesi pemasangan cincin di jari manis masing-masing pasangan memang sama, tapi proses sebenarnya masing-masing berbeda lho. Penasaran dengan perbedaannya?

Definisi Lamaran dan Tunangan

Supaya lebih jelas, mari kita mulai dengan membahas pengertian dari kata lamaran dan tunangan.

Pengertian Lamaran

Lamaran berasal dari kata lamar. Menurut norma-norma peradaban itu, seorang laki-laki yang datang untuk meminta seorang wanita menjadi istrinya disebut dengan khitbah, atau yang disebut juga dengan melamar. Pasangan juga dianggap bertunangan jika pihak wanita menerima lamaran pria tersebut.

Menurut wikipedia, Lamaran pernikahan adalah acara di mana satu orang dalam suatu hubungan meminta pasangannya untuk menikah. Jika diterima, itu menandai dimulainya pertunangan mereka, janji bersama untuk menikah pada masa depan. Menyesuaikan dengan adat dan tradisi yang dipilih kedua mempelai.

Pengertian Tunangan

Seorang wanita yang telah menerima lamaran dari seorang pria, itu berarti dia telah bertunangan dengan pria tersebut. Mayoritas ulama mengklasifikasikan tunangan sebagai pra-nikah atau persiapan untuk menikah, dan membuat khitbah atau mengikat seorang wanita sebelum menikah diperbolehkan (diperbolehkan), jika persyaratan khitbah sudah lengkap. Islam mengizinkan khitbah atau pertunangan karena keduanya memiliki tujuan ganda yaitu menentukan keinginan wanita untuk didekati untuk dinikahi dan memberikan komitmen bahwa pria akan menikahinya.

Sebagaimana hadits berikut ini :

Jika di antara kalian hendak meminang seorang wanita, dan mampu untuk melihat darinya apa-apa yang mendorongnya untuk menikahinya, maka lakukanlah.”(HR.Imam Ahmad dan Abu Dawud)

Hal ini sesuai dengan hukum kompilasi islam pasal 13 tentang akibat hukum dari khitbah atau tunangan yang menyebutkan bahwa :

  1. Pinangan belum menimbulkan akibat hukum dan para pihak bebas memutuskan hubungan peminangan.
  2. Kebebasan memutuskan hubungan peminangan dilakukan dengan tata cara yang baik sesuai dengan tuntunan agar dan kebiasaan setempat, sehingga tetap terbina kerukunan dan saling menghargai

Hukum Bertukar Cincin Pada Prosesi Lamaran dan Tunangan

bertukar cincin, gambar dari pexels

Bagaimana hukum Islam tentang kebiasaan bertukar cincin sebelum menikah? Sebenarnya, kebiasaan bertukar cincin hanyalah kebiasaan; namun, seorang pria diizinkan untuk memberikan urf atau hadiah kepada tunangannya, dengan hadiah atau pernak-pernik. Yang perlu diingat adalah, seorang pria haram mengenakan perhiasan emas. Jika pria itu mundur atau membatalkan dari pertunangan atau lamarannya di masa depan, dia tidak berhak mengklaim hadiah itu sebagai miliknya. Seperti dalam hadits Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa

Tidak halal bagi seseorang muslim memberi sesutau kepada orang lain kemudian memintanya kembali, kecuali pemberian ayah kepada anaknya” (HR. Ahmad al-irba’ati wa shohihu al-Tirmidzi wa ibnu hibban wa al-Hakim)

Hukum Membatalkan Pertunangan

Tahap pertama dalam merencanakan pernikahan adalah melamar, yaitu sumpah seorang pria untuk menikahi seorang wanita. Berdasarkan hal ini, pertunangan sebenarnya dapat ditentukan atau dibatalkan oleh satu pihak, misalnya jika ada masalah keluarga. Namun, akan lebih baik jika pria mengembalikan mahar jika wanita membatalkan pertunangan. Padahal seorang muslim diwajibkan untuk menepati komitmennya, sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an Surah Al Isra ayat 34, laki-laki yang telah berjanji kepada seorang wanita harus melakukannya.

”Dan penuhilah janji; Sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya”.

Demikianlah artikel singkat mengenai Perbedaan lamaran dan tunangan dalam Islam. Semoga memberikan penjelasan dan pengertian yang baik dan bermanfaat. Buat kamu yang akan lamaran baca juga Doa Tunangan, Lamaran Atau Khitbah Dalam Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published.